BUDAYA IDOLA MENGARAH KEPADA BERHALA SI MATA TUNGGAL

Diposkan oleh arti hidup on Sabtu, 20 April 2013

Apa yang bakal terjadi saat kamu melihat seorang selebritis yang biasa wara-wiri di tivi, eh tiba-tiba hadir di depan kamu?. Seperti yang udah-udah, biasanya banyak orang bakalan jadi kamseupay dadakan, atau paling minim teriak-terak histeris minimalis dan minta foto bareng. Nggak jarang juga, yang awalnya pada diem jadi ikut-ikutan heboh sendiri dan minta tanda tangan. Kita juga sudah nggak heran dengan pemandangan seorang anak muda yang kamarnya dipenuhi dengan berbagai gambar idola mereka. Nggak berhenti sampai disana, gaya hidup, cara bertingkah laku, sampai kejadian kecil sang idola juga nggak habis-habisnya ditiru oleh mereka.

Kemunculan fenomena idola saat ini memang sudah kelewat batas. Dan jangan salah, hal ini jelas bukannya tanpa tujuan. Pastilah di balik sebuah rencana yang besar tersimpan tujuan yang besar pula. Lalu apa sih tujuannya, kok kamu-kamu di suguhi tontonan idola yang nggak ada habisnnya setiap hari ini?

Idola yang di sodorkan ke kamu sekarang, kebanyakan cuman khayalan dan penipuan. Padahal islam sudah jelas-jelas punya tokoh teladan yang nyata dan prestasi serta karya mereka nggak main-main loh.

Salah satunya adalah Imam Syafi’i. Beliau yang bernama lengkap Abu Abdullah Muhammad bin Idris As Syafi’i ini, saat berusia 9 tahun, beliau telah menghafal seluruh ayat Al-Qur'an dengan lancar bahkan beliau sempat 16 kali khatam Al-Qur'an dalam perjalanannya dari Mekkah menuju Madinah.

Di usia 15 tahun, beliau telah duduk di kursi mufti kota Mekkah. Contoh yang lain adalah Zaid bin tsabit yang di usia 11 tahun dalam waktu sangat singkat dia dapat menuliskan dan menghafal 17 surat Al-Qur'an.

Disamping itu, Beliau juga dipercaya sebagai sekretaris untuk menuliskan dan menghafal wahyu yang baru diterima Rosulullah, Zaid pun mendapat tugas dari Rosulullah untuk mempelajari bahasa Ibrani dan Suryani, dua bahasa yang sering dipergunakan musuh Islam pada waktu itu.

Kedua bahasa ini dikuasai oleh Zaid dalam waktu sangat singkat, 32 hari !. Luar Biasa kan?

Tengok juga Ibnu Sina yang berhasil menghafal Al-Qur'an pada usia 7 tahun dan memahami metafisika pada usia 8 tahun. Dan Ketika menginjak 18 tahun, Ibnu Sina telah berhasil menguasai semua bidang ilmu diantaranya ilmu hikmah, kedokteran, matematika dengan berbagai cabangnya.

Beliaulah juga yang menemukan peredaran darah manusia dan anatominya, 600 tahun sebelum Wiliam harvey, dan penemu pengobatan lintah yang justru populer di Eropa pada abad 18. Dan masterpiece beliau dalam bidang kedokteran adalah terciptanya Kitab Al-Qanun adalah salah satu karya beliau yang melegenda.

Kitab ini berisi kumpulan metode pengobatan purba dan metode pengobatan Islam. Saking pentingnya, kitab tersebut sampai kini telah diterjemahkan ke dalam bahasa Latin, Inggris, Prancis dan Jerman. Dan hebatnya lagi, kitab Al-Qanun bahkan pernah menjadi kurikulum pendidikan kedokteran di universitas-universitas Eropa.

Dan satu-satunya panutan sejati, satu-satunya, dialah Muhammad sang Rosul. Manusia mulia yang setiap namanya disebut, malaikat, langit dan bumi, bersolawat untuknya.

Sudah saatnya kamu kembali mencontoh teladan sejati, ilmuwan-ilmuwan dan para kesatria Islam, dan Panglima kita, Rosulullah Muhammad SAW, solawat dan salam atasnya.

Mumpung masa muda kamu belum terlewatkan, InsyaAllah masih ada kesempatan buat kamu untuk berbenah diri. Saatnya menjadi Remaja Islam Sejati

Ya, berhala zaman sekarang adalah manusia. Penyembahnya manusia pula. Manusia menyembah manusia, itulah adanya sekarang. Berhala-berhala masa kini adalah para selebritis. Mereka yang rupawan, punya wajah tampan atau cantik. Punya tubuh indah dan punya senyum menggoda. Penyembah mereka, amboi alangkah banyaknya.

Setiap selebritis yang dijadikan berhala ini akan disambut dengan teriakan histeris saat mereka bertemu dengan para penyembah mereka. Sungguh teriakan-teriakan yang memekakkan telinga. Untuk kesan lebih mistis, ada pula penyembah berhala yang sampai pingsan-pingsan dibuatnya. Juga ada yang menangis terharu. Seolah merasa tak sanggup menahan buncahan bahagia dan haru telah bertemu dengan sesembahan mereka. Dengannya mereka besar-besaran bersedekah karena mumpung dateng dari negeri bule, padahal semuanya serba ilusi sesaat yang gak ngebekas apa-apa sama kehidupan kita. Mirip Ilusi dajjal ntar dah, mirip-mirip kayak beginian.

Ada penyembah berhala yang mengejar-mengejar selebriti berhala mereka sampai ke luar negeri. Beteriak-teriak histeris, tertawa dan menangis melihat mereka berjingkrak-jingkrak di panggung konser. Rela mengantri berjam-jam tak peduli panas menyengat, hujan berangin. Biaya untuk menonton konser ke luar negeri itu tak kalah banyak dari biaya umroh ke tanah suci atau biaya kuliah beberapa semester di universitas negeri.

Mau yang lebih fanatik lagi?

Sebut saja penggemar Justin Bieber yang dalam keadaan semi telanjang mencegat Justin Bieber dan minta dinikahi. Penggemar Michael Jackson yang rela menanggung sakit alang kepalang untuk dioperasi plastik berkali-kali agar mirip seperti sang pujaan. Atau penggemar Lady Gaga yang melumuri tubuhnya dengan darah kucing peliharaanya yang ia multilasi guna meniru adegan salah satu video klip penyanyi pujaannya itu. Naudzubillah. Semua rekayasa yahudi internasional emang ngarahin jaman kesana, kearah dajjal, bilamana kita baca hadist-hadist Nabi tentang dajjal itu sangat banyak sekali, bahkan dalam suatu riwayat si dajjal itu sangat mempesona kaum hawa sampe diiket dirumah oleh suaminya yg muslim saking ngejaganya.

"Kebanyakan orang yang mengikuti Dajjal ialah kaum yahudi, para wanita, dan rakyat jelata" (Kanzul-'Ummal, jilid VII, hal. 2065).

Nah bagi yang udah sadar, dan nyampe ilmunya silahkan ngejagain saudara-saudara kita agar gak kebablasan, dinasihati rekan-rekannya dan kenalannya apalagi keluarga sendiri jangan dah kita terlena sama kelalaian yang berlebihan semoga kita semua dijauhkan dari marabahaya berhala idola tersebut, dan gak cukup cuma berdoa kita harus tunjukin kinerja amalnya yang nyata baik dalam bentuk seruan, saling berbagi dakwah dan mendukung syiar-syiar Islam dimanapun berada, baik dimasjid kampungnya, musholla kantor dan sebagainya.


Sumber:http://www.facebook.com

{ 0 komentar... read them below or add one }

Poskan Komentar