TENTARA AMERIKA MASUK ISLAM OLEH TALIBAN DAN JADI PELATIH TALIBAN

Diposkan oleh arti hidup on Sabtu, 02 Februari 2013

Sersan Bowe Bergdahl, seorang tentara AS yang ditawan oleh Taliban setelah menghilang dari markasnya telah memberitahu orangtuanya ia muak dengan perang Afghanistan dan malu menjadi orang Amerika. Sersan Bowe Bergdahl, sekarang 26 tahun, telah ditahan selama hampir tiga tahun dan satu-satunya tentara Amerika yang ditahan oleh para pemberontak, setelah hilang di provinsi timur laut Afghanistan.

Militer Amerika belum pernah merinci peristiwa hilangnya Bergdahl, tapi ada laporan-laporan pada saat itu bahwa dia baru saja berjalan dari markasnya di provinsi Paktika setelah menyelesaikan pergeseran penjaga.

Keluarganya, dari Hailey di Idaho, kini telah merilis sebuah email yang dia kirim beberapa hari sebelum ia menghilang di mana ia berbicara tentang kekecewaan dengan militer Amerika.

"Masa depan terlalu bagus untuk disia-siakan pada kebohongan," tulisnya dalam email yang diperoleh oleh majalah Rolling Stone.

"Dan hidup ini terlalu singkat untuk memperdulikan kutukan orang lain, serta untuk menghabiskannya membantu orang-orang bodoh dengan ide-ide mereka yang salah. Saya telah melihat ide-ide mereka dan saya bahkan malu menjadi orang Amerika. Kengerian itu dari kesombongan diri sendiri yang mereka berkembang masuk. Itu semua adalah menjijikkan. "

..hidup ini terlalu singkat untuk memperdulikan kutukan orang lain, serta untuk menghabiskannya membantu orang-orang bodoh dengan ide-ide mereka yang salah. Saya telah melihat ide-ide mereka dan saya bahkan malu menjadi orang Amerika..

Sersan Bergdahl mengkritik atasannya, menyebut komandan batalionnya seorang "tua bodoh yang sombong", dan mengatakan tentara Amerika itu terdiri dari para "pembohong, penikam dari belakang, bodoh, dan pengganggu".

Dia menyimpulkan dengan mengatakan: "Saya minta maaf untuk segalanya. Kengerian yang Amerika adalah menjijikkan.."

Kepergiannya memicu sebuah perburuan intens ketika pasukan ditarik dari operasi yang direncanakan untuk mencari dia.

Pada saat itu, para petugas Afghanistan yang mengambil bagian dalam pencarian mengatakan mereka telah diberitahu Sersan Bergdahl mengalami beberapa bentuk kerusakan. Kini dia menjadi pelatih para pejuang Taliban dalam merakit bom dan keterampilan penyergapan.

Hal itu diumumkan para penculiknya dan intelijen Afghanistan seperti dilaporkan The Sunday Times, Ahad (22/8).

Prajurit Bowe Bergdahl merupakan anggota militer AS yang bertugas di Afghanistan Timur dan dikabarkan hilang pada Juni 2009. Ia menjadi satu-satunya tentara AS yang ditawan di Afghanistan.

Seorang Deputi Komandan Taliban di Distrik Paktika, sebuah wilayah di Afghanistan, Haji Nadeem, mengungkapkan bahwa Bergdahl (24) berganti nama menjadi Abdullah setelah memeluk Islam. Bergdahl mengajari Nadeem cara membongkar telepon selular dan mengubahnya menjadi 'remote control' untuk sebuah bom. 

Sumber: http://www.facebook.com/pages/Yusuf-Mansur-Network/109056501839

( Berita Terkait )

http://www.dailymail.co.uk/news/article-1305184/Bowe-Bergdahl-Taliban-claim-captured-U-S-solider-teaching-fighters-bomb-making-skills.html

{ 0 komentar... read them below or add one }

Poskan Komentar